Senin, 24 Maret 2014

Mau Masuk Sekolah Negeri di Bekasi, Bersaing Dengan Passing Grade

KOTA BEKASI : 43 SMP NEGERI, 18 SMA NEGERI & 11 SMK NEGERI

POSKO PENGADUAN LSM SAPULIDI :

Email : sapulidi.foundation@gmail.com & bangimam.kinali@gmail.com
Twitter : @LsmSapulidi & @BangImam
Facebook : Lsm Sapulidi Full & Bang Imam Kinali Bekasi
SMS : 02193136201
Telp. (021) 490-173-07

PENGADUAN : sapulidi.foundation@gmail.com
Kota Bekasi (BIB) - Di Kota Bekasi sejak 5 tahun terakhir (2009/2010) telah dilakukan proses penerimaan siswa baru (PSB) secara online untuk jenjang SMP, SMA dan SMK.

Pelaksanaan ini selalu diwarnai dengan pro dan kontra. Hal ini terkait dengan daya tampung sekolah negeri di bekasi yang tidak dapat menampung seluruh siswa lulusannya. Wal hasil proses demi proses terjadi manipulasi dan kekacauan.

Pada tahun ajaran baru 2014/2015, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pun rencananya akan dilakukan secara online. Namun ada perbedaan perhitungan nilai khusus bagi siswa baru di SMP. Karena mulai tahun ini (2014) siswa kelas 6 SD tidak lagi mengikuti ujian nasional (UN), melainkan hanya mengikuti ujian sekolah/madrasah (US/M).

Perbedaan ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan PPDB Online untuk jenjang SMP. Sebab, penilaian yang didasarkan pada hasil US/M sepenuhnya merupakan hasil penilaian guru pada satuan pendidikan masing-masing.

Kita sudah semua tahu, hampir semua sekolah memberikan hal yang terbaik terhadap anak didiknya. Pun terutama dalam memberikan nilai. Sehingga nilai akhir anak didik sebenarnya tidak lagi murni, karena didongkrak oleh guru berdasarkan pesanan sekolah dan target daerah setempat.

Berdasarkan data base LSM Sapulidi, ditahun ajaran 2013/2014 lalu, lulusan SD Kelas 6 yang akan mengikuti pendidikan jenjang SMP di Kota Bekasi mencapai 41.647 orang. Padahal waktu itu daya tampung 43 SMP Negeri di Kota Bekasi tidak lebih dari 15.920 orang. Itu artinya, siswa lulusan SD Kelas 6 di Kota Bekasi hanya bisa ditampung sebesar 38,32%.

Begitu juga yang terjadi untuk jenjang pendidikan menengah. Untuk 18 SMA Negeri di Kota Bekasi daya tampungnya hanya 8.338 siswa. Sedangkan untuk 11 SMK Negeri 4.284. Padahal siswa lulusan Kelas 9 SMP di Kota Bekasi mencapai 32.438 siswa. Jika ditotal secara keseluruhan, jenjang pendidikan menengah di Kota Bekasi pada sekolah negeri hanya mampu menampung 29,10% saja.

Minimnya daya tampung tersebut, sementara tingginya minat siswa untuk masuk ke sekolah negeri, menjadikan proses PPDB Online setiap tahunnya selalu ternoda.

Tahun 2013 lalu noda kecurangan PPDB Online terjadi di SMAN 2 Bekasi, SMAN 8 Bekasi, SMAN 9 Bekasi, dan SMKN 2 Bekasi. Namun, secara keseluruhan hampir 60% terjadi kecurangan dan ketidakjujuran, mulai dari memalsukan piagam penghargaan, operator merubah nilai siswa, hingga membuka jurusan baru diluar proses PPDB Online.

Sayang, ketidaktegasan Pemerintah Kota Bekasi menindak pelanggaran, padahal sudah diatur dalam juknis dan pakta integritas, namun pelanggaran secara masif dan berjenjang yang dilakukan dari siswa hingga panitia PPDB Online di Kota Bekasi tetap terjadi.

Minggu, 23 Maret 2014

Dana Bansos dan BOS untuk Buku Kurikulum 2013

Jakarta (BIB) - Mulai tahun 2013/2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan kurikulum 2013 secara bertahap dan terbatas. 
Pada tahun pelajaran 2014/2015 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama akan mengimplementasikan kurikulum 2013 pada semua satuan pendidikan: SD/MI kelas I, II, IV dan V; SMP/MTs kelas VII dan VIII; dan SMA/MA/SMK/MAK kelas X dan XI di seluruh Indonesia.
Bantuan sosial penyediaan buku teks pelajaran dan buku pegangan guru kurikulum 2013 ini bertujuan:
  1. Memberikan bantuan kepada sekolah dalam rangka pengadaan buku teks pelajaran dan Buku Pegangan guru kurikulum 2013semester I Tahun Pelajaran 2014/2015;
  2. Mendukung pencapaian tujuan kurikulum 2013, yaitu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Sasaran bantuan sosial penyediaan buku teks pelajaran dan pegangan guru kurikulum 2013 tahun pelajaran 2014/2015 semester I adalah semua SD dan SMP/SMPT baik negeri maupun swasta  di seluruh Indonesia.
Dengan telah dekatnya rencana penyaluran dana BOS triwulan 2 tahun 2014 dan rencana penyaluran dan penggunaan dana bantuan sosial untuk pembelian buku kurikulum 2013, diperlukan adanya pedoman yang mengatur langkah-langkah dan tatacaranya. Surat Edaran Dirjen Dikdas terlampir merupakan pedoman yang harus diikuti oleh Tim Dekonsentrasi dan sekolah seluruh Indonesia.

Sabtu, 22 Maret 2014

Nama-Nama K2 Yang Lulus CPNS dari Bekasi Selatan

Kritisi & Laporkan Jika Mereka K2 Bodong


Bekasi (BIB) - Dari lingkungan UPTD Pendidikan Bekasi Selatan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebanyak 58 orang lulus CPNS K2.

Dari data yang diperoleh LSM Sapulidi, 50 orang merupakan tenaga pendidik (guru) dan 8 orang berasal dari tenaga kependidikan (tata usaha/administrasi).

Untuk mengusulkan NIP PNS ke BKN, K2 yang lulus terlebih dahulu diverifikasi ulang oleh BKD Kota Bekasi berdasarkan laporan dari masyarakat.

Dalam berkas pengusulan, PPK (Walikota Bekasi) harus menyertakan "Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak" bermaterai Rp. 6.000 sebagai bukti bahwa Tenaga Honorer Kategori II (K2) tersebut dinyatakan benar dan tidak bermasalah alias bukan K2 Bodong.

Berikut ini nama-nama K2 dilingkungan Dinas Pendidikan yang lulus dari Bekasi Selatan :

I. TENAGA PENDIDIK (GURU)

1. SDN MARGAJAYA II
Anita Sunardi
Evie Chairunnisa

2. SDN MARGAJAYA IV
Guntur Mandala 
Wahyu Widiarti

Jumat, 21 Maret 2014

Baru 166.834 K2 Yang Diumumkan Lulus CPNS

Sebanyak 166.834 tenaga honorer K2 telah dinyatakan lulus oleh MenPAN-RB. Kelulusan ini diumumkan terhadap 30 instansi/kementerian pusat, 32 provinsi, 89 kota dan 347 kabupaten di seluruh Indonesia.

Sementara itu berdasarkan data LSM Sapulidi, hingga saat ini terdapat sebanyak 375.837 orang honorer K2 baik di pusat maupun daerah tidak lulus CPNS.

Sehingga sampai dengan pertengahan Maret 2014, Tenaga Honorer Kategori II (K2) yang sudah diumumkan ke publik mencapai 566.856 orang. 

Karena banyaknya pengaduan dan kesalahan pada pengumuman awal, ada beberapa daerah dan instansi pusat K2 nya hingga saat ini belum diumumkan. Daerah tersebut adalah :

I. INSTANSI DAERAH

1. Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (353),
2. Kabupaten Rokan Hilir, Riau (272)
3. Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (334),
4. Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (514),
5. Provinsi dan 21 Kab dan 1 kota di Papua (16.761),
6. Provinsi dan 10 kab dan 1 kota di Papua Barat (5.951).

Rabu, 19 Maret 2014

372.159 K2 di Daerah Tidak Lulus CPNS

Lulus baru sekitar 162.974 orang


Bekasi (BIB) - Hasil evaluasi LSM Sapulidi dengan menelusuri persoalan di daerah, hampir semua kab/kota kesulitan menjawab keberlangsungan tenaga honorer kategori II (K2) yang tidak lulus CPNS.

Hingga saat ini sedikitnya pengumuman kelulusan K2 sudah dilakukan di 32 provinsi, 89 kota dan 341 kabupaten di Indonesia. Dari jumlah daerah tersebut, sekitar 372.159 orang dari 535.133 K2 yang telah diumumkan tidak lulus tes.

Sementara yang lulus hanya sekitar 160.150 orang. Kelulusan terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 16.262 orang. Kemudian di Jawa Tengah 15.701, Jawa Timur 14.063, Sulawesi Selatan 13.412 dan Sumatera Utara sebanyak 9.420 orang.

Banyaknya K2 yang tidak lulus menjadi beban tersendiri bagi daerah.

"Harus ada solusi secepatnya. Jika tidak ini memperburuk pelayanan terhadap masyarakat. Utamanya bagi instansi seperti pendidikan dan kesehatan," ujar Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi.