Sabtu, 16 Februari 2013

RUU ASN : "Honorer" Tetap Ada, Tapi Tidak Ada Pengangkatan PNS

Honorer berganti baju menjadi PT2P (Pegawai Tidak Tetap Pemerintah)
 
Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Setelah penyelesaian Tenaga Honorer Kategori II (TH K-2) hingga akhir 2014 atau 2015, sesuai dengan PP 48/2005 yang telah dua kali diubah dan yang terakhir PP 56/2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, Tenaga Honorer di Instansi/Pemerintah Daerah tetap ada, namun dengan istilah yang berbeda yaitu Pegawai Tidak Tetap Pemerintah (PT2P).

Hal ini tertuang dalam Rancangan Undang - Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN), bahwa pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap Pemerintah (PT2P).

Didalam Pasal 7 ayat (2) yang dimaksud dengan PT2P adalah pegawai yang diangkat dengan perjanjian kerja dalam rangka waktu paling singkat 12 (dua belas) bulan pada Instansi dan Perwakilan. 

Sementara kedudukan pegawai yang berstatus PNS dan PT2P sama, yang membedakan juma jenjang karir dan tunjangan pensiunan.

Selasa, 12 Februari 2013

Membuat Masterplan Pendidikan

Masterplan dalam bahasa Indonesia orang menyebutnya Rencana Induk atau Cetak Biru... Dokumen ini memang bisa saja hanya berbentuk selembar kertas lebar (plotter) atau tersimpan dalam sebuah file komputer yang tak terlalu makan banyak memori. Tapi proses di balik pembuatan dokumen ini bisa menyita waktu berhari-hari bahkan beberapa minggu hingga bulan (annahape.com)
 
Siswa Miskin prioritas. Foto; Kedaulatan Rakyat
Kota Bekasi (BIB) - Masterplan juga sering disebut sebagai comprehensive plan karena memang untuk menyusun suatu rencana induk atau cetak biru perlu memuat soal perencanaan yang menyeluruh (komprehensif) dan terpadu (integratif). Sehingga suatu masterplan harus memuat sebuah materi yang cukup lengkap dengan jangka waktu tertentu apakah 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun maupun 30 tahun. 

Bagaimana dengan Masterplan Pendidikan???

Daerah utamanya kabupaten/kota sudah harus membuat masterplan pendidikan. Mengingat pokok-pokok permasalahan pendidikan sangat komplek dan permasalahan tersebut bisa berubah sesuai dengan waktu, tempat, dan kondisi suatu daerah. 

Untuk itu, selain menyusun masterplan pendidikan berdasarkan Sistem Pendidikan Nasional (SNP) sebaiknya diikuti dengan tidak melupakan kearifan lokal yang tidak hanya sekedar membahas sejarah, budaya dan bahasa ibu, tetapi lebih dari itu harus dapat menyimpulkan identitas daerah tersebut sesuai amanah guru kita dalam tut wuri handayani.

Senin, 11 Februari 2013

Bekasi Bebas Banjir 2017 : Kapan Status Siaga I Kali Bekasi???

STATUS AIR : batas ukur ketinggian air yang datang dari Kali Cikeas dan Kali Cileungsi di pertemuan kedua kali menjadi Kali Bekasi di Pondok Gede Permai (PGP) Jatiasih, Kota Bekasi. Foto: Bang Imam
Jatiasih (BIB) - Jika ketinggian air diatas 300 cm atau diatas 3 meter sesuai pemantauan dari Posko P2C, maka kondisi air di Kali Bekasi dinyatakan Siaga I.

Dalam menentukannya, petugas posko P2C membuat dan mengukur air yang ditempelkan pada tanggul dipertemuan Kali Cileungsi, Kali Cikeas dan Kali Bekasi. 

Petugas kemudian memberikan informasi lewat Handy Talky (HT) lewat frekuensi RAPI di 138.870 Mhz. Kemudian diteruskan kepada masyarakat yang rawan banjir melalui SMS dan pengeras suara di musholla.

Berikut perhitungan status Kali Bekasi :

SIAGA 1 : air permukaan Kali Bekasi Diatas 300 cm

SIAGA 2 : air permukaan Kali Bekasi 300 cm 

SIAGA 3 : air permukaan Kali Bekasi Dibawah 200 cm 

Minggu, 10 Februari 2013

Bekasi Bebas Banjir 2017 : Tanggul Jebol Segera Diperbaiki

KUNJUNGAN POLITIK : Tak banyak yang menyambut kedatangan Netty Heryawan dan Ibu Deddy Mizwar istri cagub-cawagub Jabar saat mengunjungi tanggul jebol di Jl. Nusa Indah XIII Blok C RT 01 dan RT 02 RW 08 Perumahan Pondokgede Permai (PGP) Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih-Kota Bekasi. Hal ini mungkin karena mereka hanya datang saat kampanye digelar. Kedua istri cagub-cawagub ini hanya diringi oleh pendukung dan simpatisan dari PKS serta beberapa wartawan. Foto: Bang Imam
Pondokgede Permai, Jatiasih (BIB) - Tanggul yang jebol sepanjang 50 meter di Jl. Nusa Indah XIII Blok C RT 01 dan RT 02 RW 08 Perumahan Pondokgede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih-Kota Bekasi perlu segera diperbaiki dan dibangun lebih baik lagi.

Sebab, warga terus waspada dan ketakutan jika sewaktu-waktu kondisi hujan lebat dikawasan hulu Kali Bekasi (Cileungsi dan Cikeas). Karena memang kondisinya masih dalam musim hujan.

Tanggul yang jebol tersebut mengakibatkan banjir besar hingga setinggi antara 3-5 meter telah terjadi di Perumahan PGP Jatiasih 2 kali selama awal tahun 2013, yaitu 18 Januari dan 4 Pebruari 2013.

Sabtu, 09 Februari 2013

Bekasi Bebas Banjir 2017 : Bersih-Bersih Usai Banjir

  • BERAPA KERUGIAN SDN JATIRASA V ...?????

SDN Jatirasa V difoto dari lapangan sebelah timur sekolah
Pondokgede Permai, Jatiasih (BIB) - Usai terkena banjir, warga memilih membersihkan rumah dan perabotannya. Tak terkecuali salah satu-satunya SD Negeri di Perumahan Pondokgede Permai (PGP) yakni SDN Jatirasa V.

SDN Jatirasa V menjadi korban banjir 2 kali dalam tahun 2013. Menurut Marwah Zaitun, Kepala Sekolah di SDN Jatirasa V, banjir kedua yang terjadi pada tanggal 4 Pebruari 2013 lebih parah (lebih tinggi) ketimbang banjir pertama 18 Januari 2013.

"Ini buktinya, banjir pertama segini (menunjuk ke arah bekas banjir di kaca sekolah) banjir kedua naik sekitar 30 cm dari banjir pertama," kata Marwah, saat saya mengunjungi SDN Jatirasa V, Selasa, 5 Pebruari 2013 disore hari.