Jumat, 23 Oktober 2026

Berapa Sih Jumlah Sekolah Swasta di Indonesia?

273.438 Sekolah Swasta


Jakarta (BHC) -
Indonesia saat ini memiliki 447.722 sekolah. Terdiri dari 273.438 Sekolah Swasta (61,07%).

Jika dirinci tentang sekolah swasta berdasarkan jenjang, maka 200.367 PAUD (44,75%), 21.074 SD (4,70%), 20.243 SMP (4,52%), 8.064 SMA (1,80%), 10.575 SMK (2,36%), 1.802 SLB (0,40%), dan 11.302 PKBM (2,52%).

Provinsi Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah sekolah swasta terbanyak, yakni mencapai 48.169 sekolah swasta (10,75%). Secara persentase, Sekolah Swasta di DKI Jakarta menjadi paling banyak persentasenya di Indonesia, yaitu sekitar 78,45%.

Berdasarkan data, maka sebaran sekolah swasta terbanyak berdasarkan provinsi berada di;

  1. Jawa Timur = 48.169 sekolah swasta;
  2. Jawa Barat = 44.602 sekolah swasta;
  3. Jawa Tengah = 33. 513 sekolah swasta;
  4. Sumatera Utara = 13.561 sekolah swasta;
  5. Banten = 10.522 sekolah swasta;
  6. NTT = 8.539 sekolah swasta;
  7. Sulawesi Selatan = 8.296 sekolah swasta;
  8. Lampung = 8.158 sekolah swasta;
  9. Sumatera Selatan = 7.591 sekolah swasta;
  10. DKI Jakarta = 6.991 sekolah swasta;
  11. NTB = 6.940 sekolah swasta;
  12. Riau = 6.321 sekolah swasta;
  13. DI Yogyakarta = 5.869 sekolah swasta;
  14. Sumatera Barat = 5.793 sekolah swasta; dan
  15. Aceh = 5.714 sekolah swasta;

Berikut Jumlah Sekolah Swasta dan Persentase Tiap Provinsi di Indonesia Tahun 2026;

Sekolah Swasta di Indonesia Tahun 2026

 

No

Provinsi  

Sekolah  

Jumlah  

Swasta

%

Negeri  

%

 

Jumlah

447.722

273.428

61,07% 

174.294

38,93% 

1

Aceh

11.464

5.714

49,84% 

5.750

50,16% 

2

Sumatera Utara

23.929

13.561

56,67% 

10.368

43,33% 

3

Sumatera Barat

10.994

5.793

52,69% 

5.201

47,31% 

4

Riau

11.179

6.321

56,54% 

4.858

43,46% 

5

Kepri

3.052

1.859

 61,45%

1.194

38,55% 

6

Jambi

7.586

4.217

55,58% 

3.369

44,42% 

7

Bengkulu

4.321

2.293

55,06% 

2.028

44,94% 

8

Sumatera Selatan

13.412

7.591

56,59% 

5.821

43,41% 

9

Bangka Belitung

2.163

1.051

 48,58%

1.112

51,42% 

10

Lampung

13.671

8.158

59,67% 

5.513

40,33% 

11

Banten

15.362

10.522

68,49% 

4.840

31,51% 

12

DKI Jakarta

8.911

6.991

78,45% 

1.920

21,55% 

13

Jawa Barat

64.627

44.602

69,01% 

20.025

30,99% 

14

Jawa Tengah

53.292

33.513

62,88% 

19.779

37,12% 

15

DI Yogyakarta

7.683

5.869

76,38% 

1.814

23,62% 

16

Jawa Timur

67.771

48.169

71,07% 

19.602

28,93% 

17

Bali

5.342

2.474

46,31% 

2.868

53,69% 

18

NTB

11.248

6.940

61,69% 

4.308

38,31% 

19

NTT

14.494

8.539

 58,91%

5.955

41,09% 

20

Kalimantan Barat

10.325

4.499

 43,57%

5.827

56,43% 

21

Kalimantan Tengah

7.217

3.526

 48,85%

3.691

 51,15%

22

Kalimantan Selatan

8.413

4.471

53,14% 

3.941

46,86% 

23

Kalimantan Timur

6.258

3.695

 59,04%

2.563

40,96% 

24

Kalimantan Utara

1.542

822

53,30% 

720

46,7% 

25

Sulawesi Utara

6.271

3.996

 

2.275

 

26

Gorontalo

2.972

1.244

 

1.728

 

27

Sulawesi Tengah

7.692

3.871

 

4.091

 

28

Sulawesi Selatan

16.683

8.296

 

8.387

 

29

Sulawesi Tenggara

6.763

2.940

 

3.823

 

30

Sulawesi Barat

3.699

1.755

 

1.944

 

31

Maluku

5.214

2.712

 

2.502

 

32

Maluku Utara

4.084

2.089

 

1.995

 

33

Papua

2.205

1.327

 

878

 

34

Papua Barat

1.517

785

 

732

 

35

Papua Tengah

1.587

1.017

 

570

 

26

Papua Pegunungan

1.711

864

 

847

 

37

Papua Selatan

1.256

573

 

683

 

38

Papua Barat Daya

1.319

719

 

600

 

39

Luar Negeri

221

50

 

171

 

Sumber : Dapodik, Kemendikdasmen, 222 Oktober 2026

SISWA DI SWASTA

Ternyata korelasi banyaknya sekolah swasta tidak ditunjang dengan banyaknya jumlah siswa yang ada. Tercatat jumlah siswa di sekolah swasta secara keseluruhan hanya 18.568.558 siswa saja. Padahal jumlah siswa saat ini mencapai 53.121.260 siswa.

Sehingga jika dipersentasekan maka hanya 34,95% saja.

Konsultan Pendidikan dari PT Bilqis Haura Consultant, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, mengakui kalau korelasi antara banyaknya sekolah swasta dengan sedikitnya murid dipengaruhi karena proses SPMB di sekolah negeri yang kurang transparan dan aroma permainan yang kotor.

"Swasta kekurangan murid tiap awal tahun. SPMB sekolah negeri menerima murid ugal-ugalan hingga tidak sesuai dengan regulasi yang dibuat pemerintah. Sistemnya sudah bagus, aplikasi dilapangan dilanggar sendiri dengan bekingan bupati, walikota hingga gubernur yang membuat juknis itu sendiri," katanya di Bekasi, 23 Oktober 2026.

Dia menambahkan, sampai kapanpun sekolah swasta terjepit dengan sistem yang ada di SPMB. Karena semua aturan SPMB selalu merugikan sekolah swasta.

"Akhirnya sekolah swasta hanya bisa menunggu sisa-sisa murid yang gugur pada SPMB, yang kemudian tidak memiliki pilihan lain, kecuali masuk sekolah swasta," jelas Bang Imam panggilan akrabnya.

Namun, tidak semua sekolah swasta bergantung pada sisa SPMB sekolah negeri, beberapa sekolah swasta juga sudah mandiri, bahkan sudah penuh saat sebelum pelaksanaan SPMB.

"Tapi sekolah seperti ini tidak lebih dari 10%. Sisanya tetap bergantung siswa yang gugur di SPMB. Menunggu dengan sabar," ucap Bang Imam lagi.

Berikut Tabel 1.2. Sekolah, Siswa dan Guru dan Tenaga Kependidikan di Sekolah Swasta Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2026;

Sekolah, Siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan di Swasta Tahun 2026

No

Provinsi

Jumlah

Sekolah

Siswa

GTK

 

Jumlah

273.437

18.568.558

 

1

Aceh

5.715

292.092

32.359

2

Sumatera Utara

13.561

1.115.352

93.500

3

Sumatera Barat

5.795

289.139

31.056

4

Riau

6.321

433.397

42.817

5

Kepulauan Riau

1.859

162.175

15.150

6

Jambi

4.217

192.725

19.676

7

Bengkulu

2.293

92.853

12.220

8

Sumatera Selatan

7.591

472.392

46.869

9

Bangka Belitung

1.052

70.856

6.948

10

Lampung

8.158

551.424

52.768

11

Banten

10.522

961.990

82.467

12

DKI Jakarta

6.992

746.832

73.097

13

Jawa Barat

44.604

3.784.706

318.789

14

Jawa Tengah

33.514

2.327.354

189.413

15

DI Yogyakarta

5.869

312.588

37.348

16

Jawa Timur

48.169

2.771.419

252.568

17

Bali

2.474

222.424

17.636

18

NTB

6.940

380.671

38.503

19

NTT

8.539

542.529

53.819

20

Kalimantan Barat

4.499

276.477

23.297

21

Kalimantan Tengah

3.526

176.729

15.810

22

Kalimantan Selatan

4.471

234.452

20.792

23

Kalimantan Timur

3.659

263.104

24.385

24

Kalimantan Utara

822

42.505

4.783

25

Sulawesi Utara

3.996

185.556

17.216

26

Gorontalo

1.244

47.507

4.064

27

Sulawesi Tengah

3.872

171.700

16.842

28

Sulawesi Selatan

8.296

464.519

45.096

29

Sulawesi Tenggara

2.940

126.960

13.342

30

Sulawesi Barat

1.755

79.767

8.342

31

Maluku

2.712

136.776

13.076

32

Maluku Utara

2.089

99.304

8.557

33

Papua

1.327

102.250

8.105

34

Papua Barat

785

49.287

4.179

35

Papua Tengah

1.017

163.173

6.361

36

Papua Pegunungan

864

101.550

3.432

37

Papua Selatan

573

66.865

3.714

38

Papua Barat Daya

719

46.577

4.066

39

Luar Negeri

50

50.578

190

Sumber : Dapodik, Kemendikdasmen, diolah Bilqis Haura Consultant, 23-10-2026

#BangImamBerbagi #BilqisHauraConsultant #Sekolah #Swasta #2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara dan komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar. jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke email: bangimam.kinali@gmail.com, WA 0813-14-325-400, twitter: @BangImam, fb: Bang Imam Kinali Bekasi, ig: bangimam_berbagi