Selasa, 08 Juli 2014

Penerimaan CPNS 2014 Gunakan 100% CAT


Jakarta (BIB) - Pemerintah menetapkan sistem single entry atau sistem yang terintegrasi secara online dalam pelaksanaan pendaftaran seleksi aparatur sipil negara (ASN), khususnya calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2014.

Penegasan penetapan sistem tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B.2645/M.PAN-RB/07/2014 tanggal 3 Juli 2014 tentang Kebijakan Pengadaan Formasi ASN Tahun 2014.

Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri PANRB Nomor B/2550/M/PAN/06/2014 tanggal 20 Juni 2014 perihal Tambahan Alokasi Formasi ASN.

Disebutkan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Pusat dan Daerah harus menggunakan aplikasi pendaftaran CPNS secara online yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu di sscn.bkn.go.id.

Senin, 07 Juli 2014

Hasil NUN (Passing Grade) Jalur Reguler Tahap II Rayon Kabupaten Bekasi 2014

Jenjang SMA Nilai Tertinggi 96,80 dan Terendah 14,35


Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi (BIB) - Hasil seleksi PPDB Online Kabupaten Bekasi Tahun 2014 Jalur Reguler Tahap II sudah ditutup hari ini. Terlihat masih banyak siswa yang memiliki prestasi akademik dan non akademik yang menafaatkan pendaftaran pada sesi sistem rayonisasi.

Terlihat misalnya pada jenjang SMA nilai hasil ujian nasional (NUN) atau passing grade tertinggi berada di SMA NEGERI 6 TAMBUN SELATAN dengan nilai sebesar 96.80. Sementara NUN/passing grade terendah ada di SM NEGERI 1 TAMBELANG yaitu 14.35.

Berikut ini hasil PPDB Online Kabupaten Bekasi Tahun Pelajaran 2014/2015 Jalur Reguler Tahap II dengan sistem Rayonisasi :

Minggu, 06 Juli 2014

Ini Hasil Seleksi Passing Grade (NUN) SMK PPDB Online Kota Bekasi 2014

Daya Tampung SMK 3.284 & 93 Rombongan Belajar


Bintara (BIB) - Akhirnya 11 SMK Negeri di Kota Bekasi menutup pelaksanaan PPDB Online Tahun Pelajaran 2014/2015.

44 jurusan yang mengikuti PPDB Online hanya mampu menampung 3.284 siswa dengan 93 rombongan belajar (Rombel).

Setiap kelas di jalur SMK hanya diisi dengan 36 siswa per kelas. Khusus untuk sekolah model di SMK NEGERI 1 KOTA BEKASI jumlah siswa per kelas dibatasi dengan 32 siswa per kelas.

Persyaratan untuk masuk SMK berbeda dengan masuk SMA. Perbedaan utama adalah adanya tes buta warna, tes bebas tindik, bebas tato, tes fisik, dan pemilihan langsung jurusan atau keahlian yang diminati.

Pengumuman secara serentak akan dilaksanakan pada hari Senin, 7 Juli 2014. Sedangkan daftar ulang akan dilaksanakan pada tanggal 8, 10, dan 11 Juli 2014. 

Ini Passing Grade (NUN) SMA PPDB Online Kota Bekasi 2014

Daya Tampung SMA 6.378 Siswa dan 163 Rombel


Add caption
Kota Bekasi (BIB) - Besaran nilai hasil ujian nasional (NUN) atau passing grade pada SMA tahun 2014 ini tergolong rata-ratanya cukup tinggi. 

Dari 6.378 daya tampung untuk 18 SMA Negeri, yang mendapatkan passing grade tertinggi diperoleh oleh SMA NEGERI 1 BEKASI yaitu sebesar 38,40. SMA NEGERI 1 KOTA BEKASI juga sekaligus yang memiliki nilai rata-rata passing grade tertinggi sebesar 36,31.

Sedangkan nilai hasil ujian nasional (NUN) atau passing grade terendah berada di SMA NEGERI 16 KOTA BEKASI dengan perolehan NUN sebesar 24,10.

Ini Hasil Passing Grade (NUN) SMP PPDB Online Kota Bekasi 2014

Tertinggi SMPN 6 Bekasi 29,55 & Terendah SMPN 31 Bekasi 23,35

Kota Bekasi (BIB) - Hasil PPDB Online Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2014/2015 sudah ditutup. Rencananya pengumuman akan dilakukan pada tanggal 7 Juli 2014.

Hingga akhir penutupan PPDB Online pada jenjang SMP, passing grade atau NUN tertinggi diperoleh oleh SMP NEGERI 6 KOTA BEKASI dengan nilai 29,55. Sedangkan passing grade atau NUN terendah berada di SMP NEGERI 31 KOTA BEKASI dengan nilai 23,35. 

Namun secara NUN rata-rata tertinggi berada di SMP NEGERI 1 KOTA BEKASI, yaitu 27,90.

Peserta sekolah pada PPDB Online untuk jenjang SMP Negeri sebanyak 43 sekolah. Dari 43 sekolah tersebut hanya mampu menampung sebanyak 15.636 siswa. Daya tampung ini tersebar dan dibagi dalam 357 rombongan belajar. Sedangkan jumlah siswa per kelas untuk SMP Jalur Model (SMPN 1 dan SMPN 5) dibatasi sebanyak 40 siswa per kelas. Sementara pada kelas dan jalur reguler menjadi 44 siswa per kelas.