Kamis, 06 Februari 2014

Pengumuman K2 di "TUNDA" Lagi

JANGAN DOLIMI HONORER : Ini pesan serius dari Forum Komunikasi Tenaga Honorer Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pesan ini jelas dan sekaligus mewakili 600 ribuan Tenaga Honorer Kategori II (K2) di seluruh Indonesia.
Jakarta (BIB) - Dengan berbagai alasan yang kurang jelas dan tidak berdasar, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) kembali mengundurkan pengumuman kelulusan CPNS Tenaga Honorer Kategori II (K2).

Pengunduran pengumuman hanya dikatakan "DIKARENAKAN ADA KENDALA TEKNIS". Entah apa kendala teknis yang dimaksud.

Surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemen PAN-RB, Tasdik Kinanto itu selain memberikan alasan "DIKARENAKAN ADA KENDALA TEKNIS" sehingga pengumuman akan dilanjutkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Padahal, sang juragan, Azwar Abubakar sebelumnya sudah sesumbar dalam Konfrensi Pers tanggal 4 Pebruari 2014 secara bertahap akan diumumkan kepada publik lewat laman Kemen PAN-RB di www,menpan.go.id.

Ya...nasib memang sudah menjadi bubur, apa daya tipikal pemimpin kita kurang kompeten. Namun sebaliknya untuk menutupi kekurangan dan ketidakmampuannya dibuatlah alasan bahwa Tenaga Honorer Kategori II (K2) dianggap masalahnya terlalu komplek, bahkan lebih ekstrim lagi kurang memenuhi kualifikasi dan kompetensi.

Ingat pak Menpan, Guru Honorer K2 sudah ada yang mengajar dan berpengalaman sebagai guru profesional antara 8 hingga 20 tahunan. Sok, anda juga sudah memeriksa masa kerja K2. 

Bahkan jika dikatakan belum sarjana, 8 tahun belakangan K2 sudah kuliah sesuai dengan kualifikasi dan kompetensinya masing-masing untuk menunjang profesionalismenya dalam menjalankan tugasnya sebagai Guru, padahal Pemerintah cuma menghargai dengan Rp. 50.000-300.000 rupiah saja.

Yuk...sekarang kita berpikir jernih melihat sesuatu, jangan [Pejabatnya] hanya bisa menyalahkan dan mendramatisir persoalan dengan gampang.....

Sampai kapan pengumuman CPNS K2 diundur-undur....dur...dur...dur....!!!

Kamis, 30 Januari 2014

5 Pebruari 2014 Pengumuman CPNS Honorer K2

Guru Lulus Sekitar 100.000 orang

Jakarta (BIB) - Pemerintah menetapkan pengumuman hasil tes CPNS dari Tenaga honorer kategori 2 akan dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2014, melalui website Kementerian PANRB yang akan direlay oleh masing-masing instansi penyelenggara. 

Tetapi untuk Papua dan Papua Barat menyusul beberapa hari kemudian.
 
“Berbeda dengan pengumuman test dari pelamar umum, pengumuman untuk honorer K-2 ini bersifat final, yaitu mereka yang lulus,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dalam jumpa pers usai rapat koordinasi persiapan pengumuman hasil seleksi honorer K2, di Kementerian PANRB, Rabu (29/01).

Menteri yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Soetrisno dan Deputi SDM Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja itu menambahkan, ada tiga prioritas dalam penentuan kelulusan.
Pertama, tenaga pendidik, kedua tenaga kesehatan dan penyuluh. 
“Lamanya masa pengabdian juga menjadi pertimbangan. Demikian juga dengan kabupaten yang masuk kategori daerah perbatasan,” tambahnya.
Secara umum, honorer kategori 2 yang mengikuti tes CPNS berpendidikan SLTA sampai D3. Dari sekitar 600 ribu peserta, sekitar 250 ribu diantaranya adalah tenaga pendidik. 

Untuk guru, diperkirakan sekitar 100 ribu yang akan diterima. (bang imam/menpanrb)

Berikut Data Tenaga Honorer Kategori II (K2) :

Rabu, 29 Januari 2014

Pengertian DAS [Daerah Aliran Sungai]

Contoh Daerah Aliran Sungai (DAS)
Bekasi (BIB) - DAS atau daerah aliran sungai adalah sungai dan satu kesatuan sungai yang mengalir dari hulu hingga ke hilir dilaut.

Beberapa pengertian DAS berikut ini adalah :

  1. Daerah Aliran Sungai (menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang SDA DAS) adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan. Sub DAS adalah bagian dari DAS yang menerima air hujan dan mengalirkannya melalui anak sungai ke sungai utama. Setiap DAS terbagi habis ke dalam Sub DAS-Sub DAS. 
  2. Daerah Aliran Sungai disingkat DAS ialah air yang mengalir pada suatu kawasan yang dibatasi oleh titik-titik tinggi di mana air tersebut berasal dari air hujan yang jatuh dan terkumpul dalam sistem tersebut. Guna dari DAS adalah menerima, menyimpan, dan mengalirkan air hujan yang jatuh diatasnya melalui sungai.

Senin, 27 Januari 2014

Sahabat Baru Kita itu, Yaa...Bencana

Belum Terbentuk BPBD dan Rencana Kontinjensi Banjir Kota Bekasi 2014

Kota Bekasi (BIB) - Membicarakan bencana saat ini kita selalu diulang-ulang oleh televisi dan media lainnya dengan peristiwa banjir, tsunami, longsor dan erupsi gunung api. Jika mencermati macam-macam bencana tersebut kayaknya seluruh wilayah Indonesia tidak bisa terlepas dari salah satunya.

Namun, beberapa daerah (Pemerintah Daerah) di Indonesia menganggap bencana yang selalu rutin melanda daerahnya setiap tahun seperti banjir tidak terlalu tanggap menangani dan mengantisipasinya.

Padahal idealnya, penanganan bencana juga bisa dimulai dari kegiatan penanganan bencana dan kedaruratan secara terpadu. Hal ini dimungkinkan untuk mencegah korban jiwa, materi yang lebih meluas.

Metode penanganan bencana bisa dimulai dari sebelum bencana terjadi, saat kejadian bencana, dan setelah bencana berakhir dengan cara pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, dan pemulihan.

Kamis, 16 Januari 2014

158 Orang Ini Tidak Mengikuti Tes Honorer K2 Kota Bekasi

Hanya 3.132 Yang Hadir Saat Tes

Kota Bekasi (BIB) - Data hasil uji publik Tenaga Honorer Kategori II (K2) di Kota Bekasi adalah 4.4.32 orang. Namun hingga hasil verifikasi dan validasi (verval) yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi menyusut menjadi 3.076 orang.

Sementara Daftar Calon Peserta Tes K2 Kota Bekasi per 3 Nopember 2013 mencapai 3.290 orang atau bertambah 214 peserta.

Pada pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB) yang dilakukan serentak di berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Bekasi Timur dan Bekasi Selatan, hanya 3.132 orang yang mengikuti tes, sisanya sebanyak 158 orang tidak mengikuti tes atau tidak hadir pada pelaksanaan tes TKD maupun TKB yang digelar oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Berikut ini nama-nama K2 yang tidak mengikuti tes :