Tampilkan postingan dengan label Banjir Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjir Depok. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2026

Banjir Yang Direncanakan

Jika Banjir Selalu Berulang Tiap Tahun, Maka Banjir Itu Direncanakan, Bukan Lagi Musibah

Banjir sebetulnya bisa dicegah dan diantisipasi. Karena banjir pada dasarnya disebabkan karena kerusakan tutupan lahan hutan lindung di hulu yang masif akibat ulah manusia. 

Sehingga, Banjir Tidak Tepat Disebut Musibah, Melainkan Banjir Merupakan Masalah Tahunan Yang Direncanakan.

Banjir Menjadi Problematik dan Sekaligus Potret Ketidakmampuan Pemerintah Mengendalikan Perusakan Tutupan Lahan Hutan Lingdung di Hulu, Pemukiman Yang Serampangan di Sempadan Sungai, dan Tertutupnya Drainase-Drainase Perkotaan Yang Tidak Pernah Dibersihkan.

Pencegahan Yang Harus Dilakukan Saat ini Wajib Ekstrim, Kembalikan Hutan Seperti Semula, Merdekakan Sempadan Sungai, dan Buka Kembali Drainase Yang Sudah Ditutup.

Setelah aksi ekstrim ini, barulah pengelolaan dan persahabatan dengan banjir dapat dilakukan dengan Normalisasi, Naturalisasi, buat Embung, Danau Buatan, Situ, Waduk, Bendungan, Tanggul Penahan Tebing Yang Rawan Longsor di Tepi Sungai, Pompa Air, dan juga Kanal Banjir serta Ruang Limpah Sungai.

Nah, ini semua adalah Cara Dalam Pengendalian Banjir, Bukan Mencegah dan Menghentikan Banjir.

Selasa, 13 Januari 2026

Banjir Lagi ... Banjir Lagi ... Banjir Lagi ...

Pernah Ga Sih Kamu amati di sekitar mu? Kenapa rumah dan permukiman kamu selalu banjir di saat puncak musim peng hujan, padahal tidak ada sungai yang melewati daerah tempat tinggal mu itu ...

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh Yahya S

Foto Pengukuhan Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat

Jika ada pertanyaan BANJIR disebabkan oleh ...

Pasti kita sudah tahu jawabannya secara teori, bahwa penyebab banjir adalah kombinasi faktor alam dan ulah manusia, seperti curah hujan ekstrim, minimnya daerah resapan air, penyumbatan sungai oleh sampah, penebangan hutan yang serampangan (tetapi memiliki izin), pembangunan di bantaran sungai (padahal sudah dilarang membangun di Garis Sempadan Sungai/GSS), serta drainase yang buruk (ini sih ulah kita yang suka menutup drainase di depan rumah kita) yang semuanya menyebabkan air meluap ke daratan yang disebut menjadi Banjir atau kategori lain Genangan.

Gemes ga sih kamu melihat Banjir seolah terjadi setiap tahun di Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang? Padahal wilayah ini berkumpul orang-orang pintar, tempat tinggal Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati, Menteri hingga pejabat yang bertanggung jawab soal mitigasi bencana yang mereka sebut sebagai Bencana Hidrometeorologi itu.

Selain mereka tinggal di sekitar itu, mereka juga berkantor tiap hari. Jika jabatan mereka sampai 5 tahun (kalau ga ditangkap KPK hehe) mereka akan mengalami, melihat dan merasakan banjir selalu berulang, datang bertamu setiap tahun, tanpa diundang.