Kamis, 29 Januari 2026

Banjir Belum Surut, Banjir Datang Lagi

 Pemerintah "Kalah" Dengan Bencana Hidrometeorologi

"Kalah" dan "Tidak Mampu" inilah dua kata yang tepat diberikan terhadap Pemerintah. Bulan ini saja sudah 3 kali banjir "Bertamu", padahal banjir pertama dan kedua belum juga surut dan belum sempat beres-beres.

Anekdot skeptis dari rakyat Bekasi malah muncul, kok tidak ada #prayforbekasi #banjir. Justru malah orang-orang dengan keputusasaan membuat orang happy dengan banjir.

Berbagai cara aktifitas mulai dari berenang dan beraktifitas menikmati banjir menjadi kebiasaan warga Jabodetabek dalam menghadapi bencana hidrometeorologi ini.

Mungkin lebih tepatnya dibuat istilah "Bersahabat Dengan Banjir".

Cara praktis mengatasi ... bukan mengatasi sih, biar Pemerintah Terlihat Kerja saja... bencana banjir diatasi dengan "Pompa" dan "Modifikasi Cuaca".

Tentu, secara ilmu di dunia manapun, mengatasi "Banjir" tidak ada dengan pompa dan modifikasi cuaca. Ini hanya halusinasi, entah mungkin sejenis hantu atau dukun (orang pintar) yang dapat mengatasi banjir.

Intinya, Pemerintah Kalah Dengan Bencana Banjir.

Masyarakat tidak lagi bergantung dan berharap dari pemerintah. 

Kementerian Pekerjaan Umum misalnya sebagai penanggung jawab terhadap sungai-sungai untuk mengalirkan kelebihan air malah angkat tangan dan kewalahan.

Banjir tidak mungkin bisa diatasi, siapapun Presidennya, Gubernurnya, Bupatinya dan Walikotanya. 

Jadi, siapa yang bisa mengatasi BANJIR ????

Bang Imam ..... Situkang Ngomong dari Bekasi 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara dan komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar. jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke email: bangimam.kinali@gmail.com, WA 0813-14-325-400, twitter: @BangImam, fb: Bang Imam Kinali Bekasi, ig: bangimam_berbagi