Diduga Menjadi Bancakan Oknum Disdik dan Oknum Kepsek
![]() |
| Bang Imam |
Peliknya proses PPDB Online Kota Bekasi sehingga banyak yang demo karena ketidaktransparansinya proses PPDB, namun dibalik itu ternyata banyak siswa yang diterima kemudian mengundurkan diri dan tidak mendaftar ulang.
Dari catatan Tim Posko Pengaduan PPDB Online LSM Sapulidi, di jenjang SMA saja sebanyak 288 siswa tidak melapor diri atau tidak malakukan pendaftaran ulang.
Hal tersebut menjadi tanda tanya, bukankah perebutan bangku SMA Negeri di Kota Bekasi cukup sengit. Mengapa malah yang sudah diterima tidak mendaftar ulang. Kemudian siapa yang akan mengisi bangku kosong tersebut.
Sejumlah pertanyaan diatas belum bisa dijawab oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Selain memang belum diatur dalam Petunjuk Teknis PPDB Online Tahun Pelajaran 2013/2014, pelaksanaan PPDB masih minim sosialisasi.
"Ada kemungkinan bangku kosong menjadi bancakan oknum pejabat dan oknum kepala sekolah. Sebab hingga hari ini belum ada pengaturan soal pengisian bangku kosong. Terdengar samar-samar sudah ada yang menawarkan bangku kosong di Jenjang SMP antara Rp. 2 juta hingga Rp. 5 juta. Kalo di SMA ditawar sekitar Rp. 5 juta sampai Rp. 10 juta," ujar Ketua Tim Posko Pengaduan PPDB Online Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S.



