Jumat, 11 Januari 2013

69 Honorer K1 Kota Bekasi Gagal Jadi CPNS

Guru Honorer saat beraudiensi dengan Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi
Kota Bekasi (BIB) - Sebanyak 69 orang Tenaga Honorer Kategori I (K1) dari 192 K-I Kota Bekasi dipastikan gagal menjadi CPNS.

Beberapa diantaranya gagal disebabkan oleh administrasi yang tidak sesuai dengan persyaratan. Kegagalan Tenaga Honorer Kategori I ini diantaranya dialami oleh honorer di Dinas Pendidikan/UPTD, Kecamatan, Kelurahan dan sebagian di SKPD tertentu.

"Dari informasi yang kami himpun, mereka gagal karena terdeteksi bahwa mereka mengabdi di swasta dan ada juga misalnya ijasahnya saat 2005 masih ijasah persamaan Paket A atau setara lulusan SD," kata Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi di Perumnas 2, Kamis, (10/01).

Hal yang sama juga diamini oleh BKD Kota Bekasi. Menurut sumber, Plt. Kepala BKD dan beberapa Kepala Bidang sudah mendatangi Kemen PAN&RB, BKN dan BPKP. Dari hasil yang mereka dapat, dari 192 Tenaga Honorer Kategori I, 69 diantaranya gagal menjadi CPNS setelah dilakukan penelaahan ulang oleh BPKP akhir 2012 lalu. 


Ke-69 K-1 ini termasuk dalam quality assurance (QA) dan dianggap bermasalah oleh BPKP. Saat ini memang ada 23.845 TH K-1 yang dianggap bermasalah. Dalam klarifikasi tersebut, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Banjar di Provinsi Jawa Barat dinyatakan bermasalah soal administrasi Tenaga Honorer Kategori I (K-1)-nya.

"Namun sampai saat ini data nama-nama yang dianggap gagal jadi PNS belum diserahkan Kemen PAN&RB kepada Pemkot Bekasi. Tapi jumlahnya mungkin sudah final," kata Bang Imam, panggilan akrab Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi ini. (bib/A-102)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan Telepon ke 021-931-36-201