Selasa, 10 Juli 2012

BKN Persiapkan Pemberkasan NIP Kategori Satu

AUDIENSI KE BKN : Tim Advokasi Guru Honorer LSM Sapulidi dan FKGS Kota Bekasi di BKN
Jakarta Timur, BKN (BIB) - Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mempersiapkan pemberkasan NIP bagi tenaga honorer Kategori Satu (K1) yang sudah selesai di uji publikkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Humas BKN, Tumpak Hutabarat saat menerima audienasi LSM Sapulidi dengan BKN di Jakarta, Senin, 09 Juli 2012.

Ia menambahkan verifikasi ulang dan konsultasi publik terhadap tenaga honorer Kategori I sudah dilaksanakan pada bulan Mei 2012. 

"Akhir bulan ini akan diumumkan secara final. Termasuk data Kategori Satu yang sudah TMK namun kemudian mendapat sanggahan, atau memperbaiki berkas yang kemungkinan saat pemberkasan tercecer," kata Tumpak.


K2 Tunggu Perka BKN
Sementara proses penyelesaian tenaga honorer Kategori Dua (K2) masih menunggu peraturan teknis baik yang dibuat oleh BKN maupun Kemen PAN-RB. 

"Konsep Peraturan Kepala BKN sebagai teknis penyelesaian tenaga honorer Kategori Dua sudah disusun, saat ini dalam proses sosialisasi konsep. Sementara Peraturan Menteri PAN-RB soal formasi CPNS juga sedang disusun. Akhir bulan ini mudah-mudahan bisa selesai," kata Tumpak lagi.

Setelah selesai Perka BKN dan Permen PAN-RB, kemudian tenaga honorer Kategori Dua (K2) akan diumumkan di daerah oleh masing-masing PPK untuk diketahui oleh publik. Masa sanggah akan diberikan hingga 14 hari kerja. 

Jika masih ada tenaga honorer yang bermasalah atau belum terdata, padahal dia sudah terdaftar pada pemberkasan tahun 2010 (SE 05/2010), daerah dapat mengirimkan berkas tersebut ke Kemen PAN-RB. 

"Untuk penyelesaian K2 akan dilakukan tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama honorer. Tes dilakukan oleh 10 konsorsium Perguruan Tinggi Negeri yang sudah ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nanti yang dinyatakan lolos adalah tenaga honorer yang memenuhi ambang batas. Mereka yang masuk ambang batas akan diangkat menjadi CPNS" ujarnya.

Ia menambahkan soal pengangkatan secara bertahap atau satu kali pengangkatan sekaligus bergantung pada kemampuan anggaran negara. Tetapi yang jelas jikapun dilakukan pengangkatan secara bertahap, kemungkinan akan selesai pada akhir tahun 2014.

Terpisah, Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST. menambahkan bahwa pengangkatan tenaga honorer di Kota Bekasi akan dikawal terus oleh tim yakni LSM Sapulidi. 

"Kita akan mengawal dan memfasilitasi tenaga honorer di Bekasi. Termasuk mengamankan kepentingan-kepentingan politik tertentu. Sebab karena mendekati pilkada, bukan tidak mungkin guru yang mencapai 2000-an ini dipolitisir untuk kepentingan pemilihan walikota-wakil walikota," kata Bang Imam yang menjabat Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi ini. (k-01)

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan Telepon ke 021-931-36-201