Jumat, 05 Agustus 2016

Akan Dibangun "Taman Pintar" di TK Gandasari

"Taman Kreatif Siswa" di SD Negeri Kotabaru IX

CSR PTHyundai

Bekasi Barat (BIB) - Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S mengatakan akan membangun "Taman Pintar" di TK Gandasari, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

"Sebagai tindak lanjut program CSR, di TK Gandasari akan kita bangun Taman Pintar dan di SD Negeri Kotabaru IX akan dibangun Taman Kreatif Siswa. Dua-duanya merupakan program lanjutan bantuan CSR PT Hyundai Indonesia Motor yang didampingi LSM Sapulidi sebagai konsultan," terang Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, saat mengunjungi kembali TK Gandasari dan SD Negeri Kotabaru IX, Jum'at, 05 Agustus 2016.

Sebelumnya pada Hari Senin, 18 Juli 2016 lalu, Walikota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi telah meresmikan program CSR di dus sekolah tersebut.

TK Gandasari diresmikan sebagai pilot project Program Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif untuk usia 4-6 tahun. 

PAUD Holistik Integratif adalah perpaduan layanan stimulasi anak yang mencakup layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan gizi, perawatan, pengasuhan dan perlindungan anak serta kesejahteraan dan rangsangan pendidikan yang dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan.

Satuan PAUD atau lembaga (TK Gandasari) memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan dan perkembangan anak melalui kerjasama lintas sektor dengan sektor-sektor terkait.

Program Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.
Untuk mencapai tujuan tersebut, LSM Sapulidi bersama PT Hyundai Indonesia Motor akan memfasilitasi pembuatan modul, KTSP, Silabus dan Kisi-Kisi Pengembangan PAUD Holistik Integratif untuk usia 4-6 tahun. 

LSM Sapulidi akan mendatangkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang akselerasi Program Sekolah Ramah Anak, dan nara sumber dari Komnas Perlindungan Anak Indonesia.

"Ini salah satu upaya kita membantu pemerintah daerah mengembangkan program PAUD Holistik dan Integratif dan terintegrasi dengan pengembangan karakter budaya lokal Bekasi. Kita ajarkan sejak usia dini," kata Bang Imam, panggilan akrab Pemerhati PAUD Indonesia ini.

Dia menambahkan agar siswa tidak bosan belajar di kelas akan dibuatkan gazebo dan taman pintar di sekitar halaman TK Gandasari.

"Nanti implementasi lapangan, siswa belajar berkebun dan mengenal berbagai jenis tumbuhan di taman pintar. Siswa akan diberikan tanggung jawab merawat dan memelihara taman pintar. Anak akan mendapatkan pelajaran empati dan memelihara lingkungan dengan baik," jelas Bang Imam.

TAMAN KREATIF SISWA

Sementara itu di SD Negeri Kotabaru IX akan dibangun Taman Kreatif Ssiwa sebagai penunjang program CSR di sekolah tersebut.

SD Negeri Kotabaru IX merupakan sekolah yang mendapatkan program pilot project sebagai Pengembangan Sekolah Adiwiyata. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah berbudaya lingkungan (SBL) yang merupakan Program Unggulan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai upaya memberikan pembelajaran, pengajaran dan sekaligus pembiasaan terhadap anak sejak usia dini.

SD Negeri Kotabaru IX bersama pendampingan LSM Sapulidi dan PT Hyundai Indonesia Motor akan membantu membuat modul, KSTP, Silabus dan Kisi-Kisi Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) jenjang SD.

Agar bermanfaat dan sesuai dengan karakter budaya lokal Bekasi, buku-buku panduan dan modul PLH baik dari kelas rendah hingga kelas tinggi akan disesuaikan dengan karakter budaya Bekasi dan disesuaikan dengan kondisi sekolah.

"Selain mendapatkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup, siswa dapat mengeksplorasi keinginan dan pengetahuannya tentang lingkungan hidup. Karena kita memberikan wadah dan sarananya di Taman Kreatif Siswa. Jadi taman kreatif siswa itulah contoh aplikasi siswa dalam mengenal lingkungannya," kata Bang Imam.

Dia juga berharap proses pengembangan pendidikan lingkungan hidup dapat diintegrasikan dengan program pemerintah Kota Bekasi di Dinas Kebersihan, seperti Duta Kebersihan.

"Nanti kita buat kan modul Standar Pelayanan Minimal (SPM) PLH yang terintegrasi dengan kegiatan-kegiatan Duta Kebersihan. Selain sukses dalam program Adiwiyata, secara otomatis program ini mendukung pemerintah Kota Bekasi untuk merebut Piala Adipura," jelas Bang Imam yang tinggal di Bekasi ini.

Pengembangan pembinaan PAUD Holistik Integratif dan Program Sekolah Adiwiyata akan berjalan selama 3 tahun mulai dari tahun 2016 dan berakhir di tahun 2018.

#BangImamBerbagi #TKGandasari #SDNKotabaru9 #CSRSapulidi #PTHyundaiIndonesiaMotor #SekolahAdiwiyata #SekolahBerbudayaLingkungan #TamanPintar #TamanKreatifSiswa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi