Senin, 14 September 2015

24,36% Guru SMP Berstatus Honorer

Di Nusa Tenggara Timur Persentase Honorer Capai 40.59 Persen


Jakarta (BIB) - Hingga saat ini masih terdapat sekitar 113.138 orang Guru Honorer di jenjang SMP seluruh Indonesia. Sehingga dari 464.440 orang guru SMP Negeri masih terdapat 24,36% berstatus Guru Honorer.

"Bahkan di NTT jumlah guru honorer di SMP Negeri mencapai 40,59% atau sekitar 6.001 orang dari 14.786 guru SMP di sekolah negeri. Ini cukup memprihatinkan, artinya guru PNS cuma 8.785 orang. Sehingga rasio atau perbandingan antara guru PNS dengan Honorer berbanding 1 : 1,5," kata Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, Direktur Advokasi Bidang Pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi di Bekasi, Ahad, 13 September 2015.

Tingginya persentase guru honorer di daerah disebabkan karena kurangnya perhatian Pemerintah Daerah untuk mengalihkan status menjadi PNS. Hal ini dapat menyebabkan mutu pendidikan jenjang SMP terutama di sekolah negeri diragukan mutunya.

"Soalnya kalau guru honorer penghasilannya cuma antara Rp. 150.000 hingga Rp. 500.000. Guru honorer tidak mungkin bisa maksimal mengabdi kalau dia hanya dihargai dibawah gaji pembantu," ujar Bang Imam, panggilan akrab pemerhati pendidikan ini.

Daerah yang memiliki persentase cukup tinggi guru honorer di SMP adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 39,72%; Provinsi Banten 38,74%; Provinsi Sumatera Selatan 37,29%; Provinsi Riau 35,69%, dan Provinsi Sulawesi Barat dengan 32,86%.


Selanjutnya persentase guru honorer yang cukup tinggi bahkan mengalahkan persentase nasional adalah Kalimantan Barat 30,72%; Kepulauan Riau 30,51%; Jawa Barat 30,44%; Lampung 27,80%; Sulawesi Selatan 26,35%; Aceh 26,17%; Sulawesi Tengah 25,86%; Jambi 25,03%; dan Sumatera Utara 24,26%.

"Guru Honorer di SMP Negeri terdiri dari 475 guru bantu (GB), 88.330 Guru Honorer Daerah (Honda), dan 24.333 guru tidak tetap (GTT). Jadi bila dilihat persentasenya saya masih pesimis bisa ditingkatkan statusnya menjadi PNS oleh pemerintah," terang Bang Imam, saat pemaparan buku berjudul, "Menatap Masa Depan Guru [Honorer] di Indonesia" di Bekasi yang ditulis olehnya.

Dia menambahkan jika peraturan pengangkatan honorer menjadi CPNS sama seperti aturan sebelumnya, kemungkinan 80% honorer di SMP akan terganjal dan gigit jari.

"Makanya pengangkatan honorer menjadi PNS diukur dari kompetensi dan kebutuhan serta kualifikasi pendidikannya yang linear dengan kebutuhan saat ini. Kalau persyaratan masih macam-macam yah umumnya gugur lagi," jelasnya.

(Bang Imam)

email: bangimam.kinali@gmail.com
twitter: @BangImam
facebook: Bang Imam Kinali Bekasi
kontak person: 0813 14 325 400

Berikut persentase guru honorer di SMP Negeri menurut provinsi di Indonesia :

NO
PROVINSI
JUMLAH GURU
%
GURU
HONORER
1
DKI Jakarta
10.314
1.325
12,85
2
Jawa Barat
52.972
16.125
30,44
3
Banten
11.801
4.573
38,74
4
Jawa Tengah
55.339
9.542
17,24
5
DI Yogyakarta
6.698
450
6,72
6
Jawa Timur
54.525
8.639
15,83
7
Aceh
17.880
4.680
26,17
8
Sumatera Utara
27.921
6.775
24,26
9
Sumatera Barat
15.840
2.606
16,45
10
Riau
14.015
5.002
35.69
11
Kepulauan Riau
3.419
1.043
30,51
12
Jambi
9.016
2.257
25,03
13
Sumatera Selatan
18.007
6.714
37,29
14
Bangka Belitung
2.377
430
18,09
15
Bengkulu
6.163
1.339
21.73
16
Lampung
15.380
4.275
27,80
17
Kalimantan Barat
10.504
3.227
30,72
18
Kalimantan Tengah
7.262
1.151
15,85
19
Kalimantan Selatan
8.682
1.346
15,50
20
Kalimantan Timur*
8.615
1.799
20,88
21
Sulawesi Utara
5.987
644
10,76
22
Gorontalo
3.997
830
20,77
23
Sulawesi Tengah
8.652
2.237
25,86
24
Sulawesi Selatan
25.140
6.624
26,35
25
Sulawesi Barat
3.673
1.207
32,86
26
Sulawesi Tenggara
9.918
2.754
27,77
27
Maluku
4.855
931
19,18
28
Maluku Utara
3.209
885
27,58
29
Bali
8.599
1.509
17,55
30
NTB
13.080
5.195
39,72
31
NTT
14.786
6.001
40,59
32
Papua
3.716
656
17,65
33
Papua Barat
2.095
367
17,52
Jumlah Total
464.440
113.138
24,36
Sumber : Buku, Menatap Masa Depan Guru [Honorer] di Indonesia, LSM SAPULIDI, 2015

1 komentar:

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara dan komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar. jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke email: bangimam.kinali@gmail.com, WA 0813-14-325-400, twitter: @BangImam, fb: Bang Imam Kinali Bekasi, ig: bangimam_berbagi