Sabtu, 16 Agustus 2014

Ini Potensi Air di Kota Bekasi ?

Kali Bekasi tempat memancing oleh warga. Foto: Bang Imam
Wilayah Kota Bekasi terdiri dari rawa dan dataran rendah. 12 sungai yang melintasi kota ini juga tergolong tidak terjal, sehingga pada musim penghujan daerah yang dilewatinya akan menyebabkan banjir.

Berdasarkan data pada kondisi fisik dan debit sungai di Kota Bekasi yang dimiliki oleh Dinas Pekerjaan Umum (saat ini bernama Dinas Bina Marga dan Tata Air) debit air akan menuncak ratusan kali lipat manakala saat musim penghujan.

Berikut ini kondisi fisik dan debit kali yang melintasi Kota Bekasi :

KONDISI FISIK DAN DEBIT SUNGAI DI KOTA BEKASI
NO
NAMA SUNGAI
PANJANG
(M)
DEBIT AIR (M3/DETIK)
KEMARAU
HUJAN
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
JUMLAH KOTA BEKASI
202.169
89,50
179,408
1
Kali Cikeas
17.479
5,90
250,00
2
Kali Cileungsi
19.800
8,50
530,00
3
Kali Bekasi Hulu
11.425
14,40
375,00
4
Kali Bekasi Hilir
17.675
12,00
450,00
5
Kali Sunter
22,682
3,60
14,63
6
Kali Cakung
29.129
3,00
16,25
7
Kali Jambe
14.076
1,20
18,75
8
Kali Blencong
4.200
1,50
12,00
9
Kali Sasak Jarang
1.003
0,80
9,25
10
Kali Malang
8.900
16,00
19,00
11
Kali Irigasi Sekunder
31.800
19,80
80,20

1
Saluran Rawalumbu
4.500
3.50
11,00
2
Saluran Bekasi Pangkal
2.700
4,50
10,20
3
Saluran Bekasi Utara
5.900
2,50
8,50
4
Saluran Pulo Timaha
1.400
0,50
4,00
5
Saluran Tanah Tinggi
6.100
1,00
7,00
6
Saluran Bekasi Tengah
3.100
1,50
11,00
7
Saluran Pondok Ungu
4.900
1,00
9,50
8
Bogor Panggarutan
3.200
2,80
19,00
12

Kali Krupuk-Kali Batu
24.000
2,80
19,00

SUMBER : DINAS PU KOTA BEKASI, 2010


Melihat kondisi pada saat debit air puncak atau musim penghujan, bila Pemerintah Kota Bekasi mampu menampung sebagai cadangan kebutuhan air saat musim kemarau, maka kebutuhan air di Kota Bekasi dapat terpenuhi dengan baik.

Caranya dengan kembali memfungsikan ke-4 situ yang sudah terbengkalai. Keempat situ ini merupakan milik Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum.

Situ yang dimaksud adalah, (1) Situ Lumbu yang memiliki luas sekitar 23.440 m2 terletak di Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu. (2) Situ Gede seluas 73.554 m2 terletak di Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu.

Situ (3) Situ Pulo dengan luas 48.654 m2 terletak di Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna. Dan yang ke (4) Situ Harapan Baru dengan luas 10.000 m2 terletak di Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat.

Namun, kenyataannya keempat situ tersebut telah beralih fungsi menjadi kebon, tegalan, gudang, tandon air, hingga menjadi tempat pembuangan sampah liar. 

Selain situ yang sudah ada, bisa juga memanfaatkan bagi pengembang dan perumahan baru diwajibkan untuk membuat situ dan tampungan air minimal berkapasitas untuk menampung buangan air pada pemukiman tersebut.

Bila hal ini dimanfaatkan dengan baik, tidak akan terjadi lagi krisis air bersih di kota ini. Sehingga pengambilan air dengan metode sumur dalam dapat diminimalisir untuk menjaga struktur tanah dan lahan di Kota Bekasi. (bang imam)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi